Sekjen MKRI Heru Setiawan mewakili MKRI menghadiri konferensi internasional yang dihelat oleh MK Uzbekistan pada Selasa (11/11) di Tashkent, Uzbekistan. Foto: Humas

Rabu, 12 November 2025 | 13:37 WIB

Dibaca: 238

MKRI Hadiri Konferensi Internasional yang Digelar MK Uzbekistan

TASHKENT, HUMAS MKRI – Delegasi Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) yang diwakili Sekretaris Jenderal MK Heru Setiawan dan Plt. Panitera MK Wiryanto dengan didampingi Kepala Subbagian Sekretariat Tetap AACC R.A. Indah Apriyanti menghadiri Konferensi Internasional dalam rangka memperingati 30 Tahun Mahkamah Konstitusi Uzbekistan (MK Uzbekistan) di Tashkent, Uzbekistan.

Dalam kesempatan itu, Ketua MK Republik Uzbekistan Abdusalomov Mirza Ulugbek, secara resmi menerima mandat sebagai Presiden Association of Asian Constitutional Courts and Equivalent Institutions (AACC) untuk periode 2025 –2027. Serah terima jabatan ini dilaksanakan pada Selasa, 11 November 2025, dalam rangkaian upacara serah terima kepresidenan dilakukan dari Presiden AACC sebelumnya, Ketua MK Thailand Nakharin Mektrairat dan disaksikan oleh para Ketua MK dari negara anggota AACC serta perwakilan Sekretariat Tetap AACC Bidang Perencanaan dan Koordinasi, dan tamu undangan lainnya.

Sebelumnya pada Sabtu (8/11/2025), delegasi MKRI melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal MK Uzbekistan Nilufar Said-Gazieva untuk mempersiapkan pertemuan bilateral bersama Presiden MK Uzbekistan. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membicarakan berbagai hal terkait transisi kepemimpinan AACC serta peran penting Sekretariat Presiden AACC dalam mendukung Presiden AACC.

Dalam kesempatan tersebut, Heru Setiawan menjelaskan tugas dan fungsi Sekjen MK Uzbekistan sebagai Sekretariat Presiden AACC yang berperan penting dalam mendukung kepemimpinan Ketua MK Uzbekistan sebagai Presiden AACC. Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi, kolaborasi, dan sinergi antara Sekretariat Presiden dengan Sektap AACC Bidang Perencanaan dan Koordinasi, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Research and Development Centre), serta Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (CTHRD) dalam menjalankan amanat Statuta AACC.

Selain itu, disampaikan pula tanggung jawab utama Presiden AACC, yaitu menyelenggarakan Meeting of Secretaries General, Board of Members Meeting, dan Congress of AACC, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai asosiasi sejenis guna memperkaya pertukaran pengetahuan di bidang hukum konstitusi antarnegara anggota.

Pertemuan Bilateral

Kemudian, pada Senin (11/11/2025), delegasi MKRI dan MK Uzbekistan melakukan pertemuan bilateral. Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua MK Uzbekistan Abdusalomov Mirza Ulugbek didampingi tujuh hakim konstitusi dan Sekjen MK Uzbekistan Nilufar Said-Gazieva. Delegasi MKRI turut didampingi oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Uzbekistan dan Kirgistan Siti Ruhayani Dzuhayatin.

Pertemuan ini membahas peran strategis Presiden AACC, mekanisme kerja Sekretariat Presiden, dan sinergi dengan Sektap AACC. Dalam kesempatan tersebut, Ketua MK Uzbekistan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Sektap AACC atas dukungan yang diberikan serta menegaskan komitmennya untuk menjalankan kepemimpinan AACC secara efektif selama dua tahun ke depan.

Beliau juga menyampaikan sejumlah prioritas kepemimpinan AACC, antara lain penambahan negara anggota baru, penguatan kerja sama dengan asosiasi konstitusional sejenis, serta pelibatan aktif Research & Development Centre yang dikelola oleh MK Korea dan Human Resource Development Centre yang dikelola oleh MK Trukiye dalam berbagai kegiatan AACC mendatang. (*)

Penulis: R.A. Indah Apriyanti
Editor: Lulu Anjarsari P.