Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih jelaskan sejarah dan kewenangan MK dalam kegiatan Edukasi Konstitusi di SMAN 1 Pangkalpinang, Jum'at, (12/12/2025), sebagai pelaksanaan program “MK Goes to School”. Foto Humas/IlhamWM.

Senin, 15 Desember 2025 | 10:51 WIB

Dibaca: 162

Hakim Enny Nurbaningsih Ajak Siswa SMAN 1 Pangkalpinang Pahami Konstitusi

PANGKALPINANG, MKRI — Mahkamah Konstitusi (MK) kembali melaksanakan program “MK Goes to School” sebagai bagian dari upaya memperluas literasi konstitusi di kalangan pelajar. Kali ini, Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih hadir sebagai narasumber dalam kegiatan edukasi konstitusi di SMAN 1 Pangkalpinang, Jumat (12/12/2025).

Kehadiran Enny yang merupakan alumni SMAN 1 Pangkalpinang disambut antusias para siswa dan guru yang memadati aula sekolah. Para peserta tampak bersemangat mengikuti kegiatan.

Enny dalam pemaparannya menjelaskan kedudukan MK sebagai salah satu pelaku kekuasaan kehakiman yang memiliki peran strategis dalam menjaga konstitusionalitas penyelenggaraan negara. Secara singkat Enny menguraikan sejarah pembentukan MK dan kewenangan yang dimiliki MK.

Enny juga menjelaskan peran MK dalam memastikan setiap kebijakan dan tindakan negara tetap berada dalam koridor konstitusi demi perlindungan hak-hak warga negara. “Mahkamah Konstitusi hadir untuk memastikan bahwa setiap undang-undang dan kebijakan negara tidak menyimpang dari UUD 1945. Oleh karena itu, literasi konstitusi harus menjadi bagian dari pendidikan karakter generasi muda,” lanjutnya.

Kepada para siswa Enny menegaskan bahwa pemahaman terhadap konstitusi tidak hanya penting bagi penyelenggara negara, tetapi juga bagi pelajar sebagai generasi penerus bangsa. “Konstitusi adalah fondasi kehidupan bernegara. Anak-anak bangsa harus memahaminya sejak dini agar mampu menjadi warga negara yang kritis, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila,” ujar Prof. Enny.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Para siswa mengajukan berbagai pertanyaan seputar peradilan konstitusi, proses pengajuan permohonan ke MK, serta isu-isu ketatanegaraan yang relevan dengan kehidupan demokrasi. Enny menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga siswa memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai tugas dan fungsi MK.

Para guru menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Terlebih karena Enny sebagai alumni menjadi inspirasi bagi para siswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa.

Program “MK Goes to School” merupakan wujud komitmen Mahkamah Konstitusi dalam menanamkan kesadaran berkonstitusi sejak dini sekaligus memperkuat karakter kebangsaan generasi muda. MKRI berharap kegiatan ini dapat terus diperluas ke berbagai daerah guna mendorong terbentuknya masyarakat yang memahami hak dan kewajiban konstitusionalnya.


Penulis: Fitri Yuliana.

Editor: N. Rosi.