Para peraih SIKD Award yang langsung diserahkan oleh Sekjen MK Heru Setiawan, Kamis (20/3/2025). Foto Humas/Bay

Kamis, 20 Maret 2025 | 17:01 WIB

Dibaca: 1188

Biro SDMO Raih SIKD Award 2024

JAKARTA, HUMAS MKRI - Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi Heru Setiawan menyerahkan SIKD Award 2024, Pengelola Arsip Terbaik 2024, dan SDM Pengelola Arsip Terbaik 2024 di lingkungan Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal MK, Kamis, (20/03/2025). Sekjen dalam sambutannya mengatakan hampir di semua unit kerja pengelolaan arsip telah terdigitalisasi.

Heru berharap, ke depan seluruh unit kerja sudah harus melakukan transformasi digital sehingga mudah dalam mencari arsip. Begitu pula terhadap dokumen arsip fisik yang tersimpan di dalam gedung arsip MK Bekasi, juga harus memiliki data yang lengkap sehingga mudah untuk ditemukan.

“Nanti harus direalisasikan ketika sudah didigitalisasi harus ada tambahan informasi di mana dia menyajikan informasi, di mana tempat arsip fisiknya,” ujar Heru.

Dengan adanya tambahan data itu setiap pegawai MK dapat mengetahui di mana tempat penyimpanan dokumen fisik yang dibutuhkan. Selain itu, Heru berharap pengelolaan arsip dapat dilakukan seperti Manajemen Talenta yang dapat dilihat secara real time sehingga penilaiannya dapat diukur secara otomatis.

Dalam kesempatan tersebut sekjen MK juga menyinggung kelengkapan arsip sejumlah calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang harus dikejar agar dapat segera dilantik. Tak lupa Heru menyampaikan rasa terima kasih atas kerja cepat dari arsiparis.

Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) meraih SIKD Award 2024 berdasar kecepatan respon Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) sepanjang tahun 2024. Berikutnya berdasar penilaian yang dilakukan secara langsung oleh Arsip Nasional Republik Indonesia dan verifikasi Pengawasan Kearsipan Internal MK, Biro Perencanaan dan Keuangan (Renkeu) mendapat nilai tertinggi untuk kategori Unit Kerja Pengelola Arsip Terbaik 2024, dan Rifqi Setiadi sebagai SDM Pengelola Arsip Terbaik 2024.

Sebelumnya, Kepala Biro Umum Budi Wijayanto dalam laporannya mengatakan SIKD Award ini sebelumnya pernah dilakukan secara rutin. “Ini merupakan salah satu acara perdana di tahun ini, karena acara ini pernah kita lakukan sebelumnya secara rutin tiap bulan waktu itu, dan kita akan hidupkan kembali supaya nanti kita memiliki semangat untuk peduli terhadap kearsipan kita, memiliki semangat untuk selalu melakukan inovasi terhadap kearsipan kita, dan bagi para penerima penghargaan menjadi pemicu semangat bagi unit kerja lainnya,” kata Budi.

Sebagai informasi, Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) ini lahir diawali dengan pemikiran tentang adanya pengelolaan arsip yang cepat dan mudah ditemukan apabila dibutuhkan oleh pimpinan suatu lembaga dan masyarakat umum. Keberadaan SIKD bertujuan untuk meminimalkan arsip yang masih dikelola secara manual. Kemudian SIKD hadir sebagai solusi dari persoalan pengelolaan arsip dengan pemanfaatan teknologi informasi. Kondisi ini sejalan dengan visi MK “Mengawal Tegaknya Konstitusi dengan Mewujudkan Peradilan Konstitusi yang Modern dan Tepercaya”.

Adapun tujuan utama dari penggunaan aplikasi SIKD di MK, yakni memberikan layanan kearsipan yang mudah, cepat, efektif dan efisien. Oleh karenanya, Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal MK pun merasakan perubahan yang signifikan setelah menggunakan aplikasi SIKD dalam pengelolaan arsip pada lembaga.

 

Penulis: Ilham Wiryadi Muhammad.

Editor: Nur R.