Sekretaris Jenderal MKRI yang juga merupakan Kepala Sekretariat AACC bidang Perencanaan dan Koordinasi, Heru Setiawan menyampaikan laporan dalam Kongres AACC ke-6 yang diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi Thailand, pada 18 September 2024. Humas

Sabtu, 21 September 2024 | 15:50 WIB

Dibaca: 388

Sekretariat Tetap AACC Laporkan Kinerja 2023-2024

THAILAND, HUMAS MKRI - Dalam Kongres AACC ke-6 yang diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi Thailand, pada 18 September 2024, Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) selaku Sekretariat Tetap AACC (The Association of Asian Constitutional Courts) melaporkan mengenai pelaksanaan program kerja periode Juni 2023 sampai dengan Agustus 2024 di hadapan Board of Members Meeting sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi dalam asosiasi. Sekretaris Jenderal MKRI yang juga merupakan Kepala Sekretariat AACC bidang Perencanaan dan Koordinasi, Heru Setiawan,  membuka laporannya dengan menginformasikan bahwa kedudukan Sekretariat Tetap AACC telah menyatu dalam struktur organisasi MKRI melalui Keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Berkenaan dengan itu, Heru mengundang setiap delegasi negara anggota AACC untuk berkunjung ke kantor Sekretariat di Jakarta.

Pada pertemuan yang dihadiri oleh 15 negara anggota AACC, Heru melaporkan bahwa tugas kompilasi Statuta AACC dalam satu naskah komprehensif telah selesai dilaksanakan dan tersedia dalam bahasa Inggris dan Rusia. Selanjutnya, Heru juga menyampaikan bahwa pada 23 Juni 2024, telah diadakan pertemuan antara Sekretariat Tetap AACC dengan Conference of Constitutional Jurisdiction of Africa (CCJA) guna pembahasan persiapan kongres kedua AACC-CCJA.

“Dalam pertemuan tersebut, terdapat satu negara yaitu Angola yang kemungkinan besar bersedia untuk menjadi tuan rumah kongres kedua AACC-CCJA yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2025,” kata Heru.

Heru dalam laporannya juga menyinggung terbitnya Newsletter AACC Volume 4 edisi bulan Juni 2024 yang berisi tentang berbagai rangkuman kegiatan dari seluruh negara anggota AACC, termasuk juga di dalamnya terdapat rubrik khusus “update from Africa” sebagai tindak lanjut dari kerja sama antara AACC dan Asosiasi Mahkamah Konstitusi se-Afrika. 

Terkait penambahan dan perluasan keanggotaan asosiasi, Heru mengundang para anggota agar dapat mendekati negara tetangga masing-masing untuk bergabung dengan AACC. “Pendekatan dapat berupa pertukaran informasi dan putusan serta pelatihan peningkatan kapasitas kelembagaan. Untuk menunjang pendekatan tersebut, Sekretariat AACC menyediakan handbook proposal open membership AACC yang telah tersedia pada website AACC,” jelas Heru pada pertemuan yang diselenggarakan di hall pertemuan lantai 29, Hotel Atheene Bangkok, Thailand.

Usai laporan dari MKRI, MK Republik Korea selaku Sekretariat Tetap bidang Penelitian, dan Mahkamah Konstitusi Turki selaku Pusat Pelatihan, juga menyampaikan laporan yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal masing-masing yaitu Kim, Jung Won dan Murat Azakli.

Board of Members Meeting AACC tahun 2024 diselenggarakan di bawah ke-Presidenan MK Thailand, dan bertindak selaku pimpinan pertemuan adalah Ketua MK Thailand Prof. Naktarin Mekthairat dan Hakim Konstitusi Nopadhon Tephitak. Dalam pertemuan tersebut, para pimpinan delegasi bersepakat untuk menerima laporan kinerja masing-masing sekretariat tetap (Indonesia dan Korea) serta pusat pelatihan (Turki).

 

Penulis: Paul/NL.

Editor: N. Rosi.