

Senin, 22 September 2025 | 08:49
Dilihat : 387JAKARTA, HUMAS MKRI – Mahkamah Konstitusi (MK) menerima audiensi dari Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) pada Senin (22/9/2025) di Ruang Rapat Gedung II MK, Jakarta. Dalam audiensi yang diterima langsung oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Pan Mohamad Faiz, Ketua Umum Presidium Pusat HIKMAHBUDHI Candra Aditya Nugraha mengajak MK untuk berkolaborasi dalam memberikan pemahaman Pancasila dan Konstitusi kepada para kadernya.
Candra menjelaskan HIKMAHBUDHI merupakan organisasi esktrakampus yang menitikberatkan pada kegiatan sosial kemasyarakatan dan kebangsaan. Himpunan berfokus pada sistem kaderisasi bagi setiap anggota pengurus guna mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kami ingin silaturahmi terus kita menjalin kerja sama bagaimana kita bisa merencanakan program-program kita sebagai kelompok aktivis mahasiswa,” ujar Candra yang didampingi Ketua Bidang Kajian Strategis Penelitian dan Pengembangan Dahnan serta Anggota Bidang Hubungan Antarlembaga dan Perguruan Tinggi Ananda Budi Setiawan dan Sekteratisnya Rio Andana.
Candra menuturkan HIKMAHBUDHI akan mengadakan kegiatan nasional yang diikuti sekitar 500 orang dari 15 ribu anggota aktif yang tersebar di 51 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut ialah Leadership Training ke-IX dengan tema Refleksi Dharma, Aksi Nyata: HIKMAHBUDHI sebagai Katalisator Kemajuan Bangsa yang dijadwalkan pada awal Oktober 2025 untuk melahirkan kader progresif yang sadar dan responsif terhadap kebutuhan mendasar masyarakat. Pada kegiatan tersebut, pihaknya mengharapkan kehadiran Ketua MK Suhartoyo sebagai narasumber.
Pan Mohamad Faiz mengatakan MK terbuka untuk melakukan kerja sama dengan mahasiswa sebagaimana yang telah dilakukan selama ini. Kolaborasi dilakukan dalam rangka menjalin hubungan kelembagaan serta memperluas jejaring kerja sama di bidang pendidikan dan pemahaman konstitusi.
“Pada intinya kami dari MK baik itu Biro Humas dan Protokol maupun Pusdik terbuka untuk kerja sama, jadi mudah-mudahan ini bukan pertemuan yang pertama dan terakhir, justru awal kita membangun hubungan dan mitra strategis dengan teman-teman,” kata Faiz.
Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Andi Hakim yang turut hadir pada kesempatan tersebut, mengatakan MK telah bekerja sama dengan sejumlah organisasi mahasiswa maupun universitas/perguruan tinggi dari berbagai daerah. MK melibatkan mereka secara langsung ke dalam program yang sedang dijalankan seperti kuliah umum, webinar, dan program akademis bersama universitas.
“Kami ingin melibatkan secara langsung ke dalam program-program yang saat ini sedang berjalan,” kata Andi.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi (Pusdik) Mundiri yang hadir secara daring, menuturkan saat ini Pusdik sedang menjalankan program seperti bimbingan teknis secara daring dengan memanfaatkan teknologi Zoom. Bahkan, pihaknya tengah menggencarkan program e-learning di Pusdik, sehingga dapat menjaring jumlah peserta yang lebih luas lagi daripada dilaksanakan secara konvensional dengan pertemuan tatap muka.
“Kami tentunya nanti dengan seizin pimpinan, susunan acara yang telah dirumuskan akan diatur pula untuk materi pemahaman terhadap Pancasila dan Konstitusi serta materi HKWN (Hak Konstitusional Warga Negara),” tutur Mundiri.
Penulis : Mimi Kartika
Editor : Tiara Agustina

Kepala Biro Humas dan Protokol, Pan Mohamad Faiz didampingi Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Andi Hakim, dan Kepala sub Bagian Kerja Sama Dalam Negeri Fitri Yuliana, menerima audiensi dari Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) pada Senin (22/9/2025) di Ruang Rapat Gedung II MK, Jakarta. Foto: Humas/Panji

Senin, 22 September 2025 | 15:49 WIB
Dibaca: 387
JAKARTA, HUMAS MKRI – Mahkamah Konstitusi (MK) menerima audiensi dari Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) pada Senin (22/9/2025) di Ruang Rapat Gedung II MK, Jakarta. Dalam audiensi yang diterima langsung oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Pan Mohamad Faiz, Ketua Umum Presidium Pusat HIKMAHBUDHI Candra Aditya Nugraha mengajak MK untuk berkolaborasi dalam memberikan pemahaman Pancasila dan Konstitusi kepada para kadernya.
Candra menjelaskan HIKMAHBUDHI merupakan organisasi esktrakampus yang menitikberatkan pada kegiatan sosial kemasyarakatan dan kebangsaan. Himpunan berfokus pada sistem kaderisasi bagi setiap anggota pengurus guna mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Kami ingin silaturahmi terus kita menjalin kerja sama bagaimana kita bisa merencanakan program-program kita sebagai kelompok aktivis mahasiswa,” ujar Candra yang didampingi Ketua Bidang Kajian Strategis Penelitian dan Pengembangan Dahnan serta Anggota Bidang Hubungan Antarlembaga dan Perguruan Tinggi Ananda Budi Setiawan dan Sekteratisnya Rio Andana.
Candra menuturkan HIKMAHBUDHI akan mengadakan kegiatan nasional yang diikuti sekitar 500 orang dari 15 ribu anggota aktif yang tersebar di 51 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut ialah Leadership Training ke-IX dengan tema Refleksi Dharma, Aksi Nyata: HIKMAHBUDHI sebagai Katalisator Kemajuan Bangsa yang dijadwalkan pada awal Oktober 2025 untuk melahirkan kader progresif yang sadar dan responsif terhadap kebutuhan mendasar masyarakat. Pada kegiatan tersebut, pihaknya mengharapkan kehadiran Ketua MK Suhartoyo sebagai narasumber.
Pan Mohamad Faiz mengatakan MK terbuka untuk melakukan kerja sama dengan mahasiswa sebagaimana yang telah dilakukan selama ini. Kolaborasi dilakukan dalam rangka menjalin hubungan kelembagaan serta memperluas jejaring kerja sama di bidang pendidikan dan pemahaman konstitusi.
“Pada intinya kami dari MK baik itu Biro Humas dan Protokol maupun Pusdik terbuka untuk kerja sama, jadi mudah-mudahan ini bukan pertemuan yang pertama dan terakhir, justru awal kita membangun hubungan dan mitra strategis dengan teman-teman,” kata Faiz.
Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri Andi Hakim yang turut hadir pada kesempatan tersebut, mengatakan MK telah bekerja sama dengan sejumlah organisasi mahasiswa maupun universitas/perguruan tinggi dari berbagai daerah. MK melibatkan mereka secara langsung ke dalam program yang sedang dijalankan seperti kuliah umum, webinar, dan program akademis bersama universitas.
“Kami ingin melibatkan secara langsung ke dalam program-program yang saat ini sedang berjalan,” kata Andi.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi (Pusdik) Mundiri yang hadir secara daring, menuturkan saat ini Pusdik sedang menjalankan program seperti bimbingan teknis secara daring dengan memanfaatkan teknologi Zoom. Bahkan, pihaknya tengah menggencarkan program e-learning di Pusdik, sehingga dapat menjaring jumlah peserta yang lebih luas lagi daripada dilaksanakan secara konvensional dengan pertemuan tatap muka.
“Kami tentunya nanti dengan seizin pimpinan, susunan acara yang telah dirumuskan akan diatur pula untuk materi pemahaman terhadap Pancasila dan Konstitusi serta materi HKWN (Hak Konstitusional Warga Negara),” tutur Mundiri.
Penulis : Mimi Kartika
Editor : Tiara Agustina